Salahsatu penyebab terjadinya penyakit darah tinggi atau yang sering juga disebut dengan penyakit hipertensi yaitu adalah karena gaya hidup dan asupan makanan yang sering kita makan. Untuk itu ada baiknya anda mengetahui dari awal apa penyebab dari penyakit darah tinggi itu. Namun untuk anda yang tengah menderita penyakit darah tinggi lebih baik mengindari apasaja yang menjadi pantangan makanan darah tinggi, dan membatasi makanan yang dapat memicu naiknya tekanan darah anda, dan salahsatunya adalah makanan yang mengandung sodium (Na) yang banyak terdapat pada garam. Dengan begitu bisa membantu mengoptimalkan pengobatan penyakit darah tinggi yang anda derita.

PANTANGAN MAKAN DARAH TINGGI

Berikut merupakan beberapa pantangan makanan darah tinggi yang perlu anda hindari agar pengobatan yang anda jalani lebih maksimal.

  • Susu

Merupakan sumber kalsium, tetapi tinggi lemak. Dalam segelas susu terkandung 8 gram lemak dan 5 gram lemak jenuh. Lemak jenuh tak baik bagi pengidap liver dan berbahaya bagi orang yang memiliki tekanan darah tinggi.

  • Acar

Makanan ini memang rendah kalori yang baik untuk tubuh, tetapi memiliki kandungan sodium yang tinggi, 1 buah acar mentimun bisa mengandung 570 mg sodium. Hal itu setara dengan sepertiga dari jumlah maksimumsodium perhari (2300 mg).

  • Kentang goreng

Meski beberapa restoran menggoreng dengan minyak yang bebas lemak trans, kandungan lemak dan sodiumnya masih tinggi. Penyajian kentang goreng ukuran sedang mengandung 270 mg sodium dan 19 gram lemak.

  • Daging asap

Tiga potong daging asap mengandung 270 mg sodium dan 4.5 gram lemak Daging burung bisa menjadi alternatif ketimbang daging asap.

  • Donat

Cukup sebuah donat sudah bisa menghasilkan 200 kalori dengan 12 gram lemak.

  • Mie instan

Mudah untuk membuatnya dan rasanya nikmat. Tetapi sebungkus mie instan mengandung 14 gram lemak dan 1,580 sodium.

  • Margarin

Bagi orang dengan tekanan darah tinggi, mereka harus memastikan bahwa margarin tak mengandung lemak jenuh, bacalah kemasannya guna memastikannya.

  • Gula

Yang berarti disini adalah makanan dengan kalori ekstra dan gula. contohnya adalah cookies dan coklat batangan. keduanya dapat menyebabkan obesitas. Makanan-makanan ini bisa berpotensi mengidap tekanan darah tinggi. Kelebihan berat badan membuat banyak sumbatan di jantung dan memperlambat kerja darah.

  • Daging merah

Komposisi dari sebuah diet yang menyehatkan harus menyertakan lemak jenuh yang rendah. Bagi orang dengan tekanan darah tinggi hindari daging merah.

  • Alkohol

Mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan tekanan darah tinggi, alkohol juga merusak dinding pembuluh darah.

TIPS UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH TINGGI

Selain pantangan makanan darah tinggi yang harus anda hindari, tetapi juga ada beberapa hal yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi yang anda alami, diantaranya adalah sebagai berikut ini.

1. Olahraga

Dengan melakukan olahraga 30 menit sehari, Anda dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan, kata Gerald Fletcher, MD, seorang ahli jantung dari Mayo Clinic, Jacksonville, Florida, sekaligus juru bicara American Heart Association.

“Cobalah latihan aerobik untuk mengurangi tekanan darah sistolik Anda,” kata Fletcher. Ia menambahkan, orang yang aktif secara fisik biasanya dapat mengurangi konsumsi jumlah asupan obat hipertensi. Untuk menunjangnya, pilihlah jenis kegiatan yang Anda sukai seperti misalnya, berjalan, berlari, berenang atau bersepeda.

2. Makan pisang

Anda mungkin tahu bahwa makan terlalu banyak garam dapat meningkatkan tekanan darah, tetapi kebanyakan orang tidak menyadari manfaat kalium – zat yang mampu menangkal efek buruk dari sodium.

Menurut penelitian dari Dietary Guidelines for Americans, mereka yang mengalami hipertensi harus mencukupi kebutuhan jumlah kalium dalam diet mereka. Orang dewasa harus mendapatkan setidaknya 4.700 miligram per hari. Adapun beberapa sumber makanan yang kaya kandungan kalium diantaranya pisang (422 miligram), kentang panggang dengan kulit (738 miligram), jus jeruk (496 miligram per cangkir), dan yogurt tanpa lemak atau rendah lemak (531-579 miligram per 8 ons).

3. Kurangi asupan garam

Orang dengan tekanan darah normal, cukup tinggi, dan hipertensi secara substansial dapat mengurangi tekanan darah mereka dengan memotong asupan garam. Pedoman diet merekomendasikan bahwa orang dengan hipertensi harus membatasi asupan garam kurang dari 1.500 miligram (600 miligram sodium) sehari.

4. Stop merokok

Perokok adalah kelompok yang paling berisiko tinggi mengidap hipertensi. Kandungan tembakau dan nikotin dalam rokok dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah sementara, meskipun rokok itu sendiri bukan penyebab tunggal hipertensi kronis. Berhenti merokok dapat membantu Anda menurunkan sedikit tekanan darah Anda. Dan, tentu saja, manfaat kesehatan lainnya yang tak terhitung jumlahnya, kata Fletcher.

5. Menurunkan berat badan

Secara konsisten beberapa penelitian menunjukkan bahwa, sedikit saja kehilangan berat badan, dapat memiliki dampak besar pada tekanan darah Anda. Kelebihan berat badan membuat jantung bekerja lebih keras. Tekanan ekstra ini lambat laun dapat menyebabkan hipertensi. Sementara itu, dengan memangkas berat badan beban kerja jantung akan jauh lebih ringan.

6. Kurangi alkohol

Konsumsi alkohol secara moderat – tidak lebih dari satu gelas sehari untuk wanita, dan dua gelas sehari untuk pria – memiliki manfaat kesehatan jantung. Tapi pada beberapa orang, minum terlalu banyak dapat meningkatkan tekanan darah. Penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi alkohol lebih dari dua gelas sehari dapat meningkatkan risiko hipertensi bagi pria dan wanita.

7. Kelola stres

Mengelola stres secara efektif dapat membantu mengurangi tekanan darah, tetapi sayangnya, tidak ada penelitian yang menawarkan langkah demi langkah untuk mengurangi tingkat stres pada semua orang, kata Burg.

“Ada sejumlah cara yang telah dikembangkan sebagai praktik untuk menginduksi keadaan relaksasi. Tetapi bagaimana cara yang baik dan benar, ini masih harus dijawab dalam uji klinis,” katanya. Namun demikian, Burg merekomendasikan bahwa orang dengan hipertensi harus mampu melakukan manajemen stres dan berlatih dengan konsisten.

8. Yoga

Yoga adalah cara terbaik untuk mengatasi stres. Sebuah studi baru di India menemukan bahwa latihan pernapasan yoga mengurangi tekanan darah pada orang dengan hipertensi – di mana bekerja mempengaruhi efek sistem saraf otonom – dengan mengatur denyut jantung, pencernaan, dan fungsi lainnya.

9. Jauhi kafein

Kopi memiliki beberapa manfaat kesehatan, tetapi tidak untuk menurunkan tekanan darah. Dalam jangka pendek kafein dapat memicu lonjakan tekanan darah, bahkan pada orang tanpa hipertensi.

Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, cara terbaik yang harus dilakukan adalah dengan membatasi asupan kafein (sekitar dua cangkir kopi per hari). Anda dapat memeriksa apakah Anda sensitif terhadap kafein atau tidak dengan memeriksa tekanan darah sebelum dan setengah jam setelah mengkonsumsi minuman berkafein. Jika meningkat sebesar 5 atau 10 poin, Anda berarti sensitif terhadap kafein.

10. Meditasi

Meditasi – apakah itu melibatkan nyanyian, pernapasan, visualisasi – dapat menjadi alat manajemen stres yang efektif bagi banyak orang, kata Burg. Sekali lagi, yang penting adalah bahwa hal itu membuat Anda merasa baik, dan Anda dapat berkomitmen untuk melakukannya secara konsisten.

Itulah beberapa informasi terkait penyakit darah tinggi dan pantangan makanan darah tinggi Semoga informasi tersebut bermanfaat bagi Anda yang mencari tahu pantangan makanan darah tinggi. Selain itu bagi Anda yang mengalami masalah darah tinggi kami merekomendasikan untuk menjalani pengobatan darah tinggi dengan Xamthone Plus, untuk selengkapnya tentang pengobatan darah tinggi anda bisa Klik PENGOBATAN DARAH TINGGI SECARA ALAMI.

 

 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming search terms:

Bookmark and Share